Halaman Utama > Dharmaraja Lian-sheng > Karya Tulis Mahaguru > 240_Gateway to Infinite Dharma Treasure > Ilusi di dalam Ilusi


Ilusi di dalam Ilusi

Saya lebih dulu menceritakan dua lelucon:

Wanita A, "Syarat teman pria Anda sangat baik, tinggi dan tampan, bahkan dokter ahli kardiologi. Mengapa Anda bisa berpisah dengannya?"

Wanita B, "Buat apa, dia tidak pernah mendengar suara hati saya!"

Hahaha!

Kedua:

Seorang wanita mendengarkan temannya menjelaskan secara detil proses terserang penyakit, temannya menjelaskan sangat terperinci, dan sangat serius. Namun, wanita ini mendengar dan mendengar, tak disangka malah mengantuk.

Tiba-tiba terbangun.

Berkata pada temannya, "Kalau begitu, apakah Anda sudah meninggal dunia?"

Hahaha!

(Kedua lelucon ini, sangat semu)

Banyak orang sangat penasaran dengan tubuh maya yang rahasia, apa itu tubuh maya?

Banyak orang bertanya pada saya, "Apa itu tubuh maya?"

"Tubuh maya itu sangat maya." Saya berkata.

Jika menurut versi orang biasa, tubuh maya adalah roh, mengatakan roh, kita semua sangat jelas. Roh adalah bardo.

Namun, roh juga dibagi menjadi beberapa tingkatan:

Roh hantu. (kekuatan kecil)

Roh dewa. (kekuatan besar)

Roh siluman. (berubah-ubah)

Roh Buddha. (sempurna)

Dan lain sebagainya.

Penekunan Tantra itu seorang sadhaka menghasilkan tubuh maya sebelum ia meninggal dunia.

Kadang-kadang tubuh maya tidak hanya satu, tubuh maya yang dihasilkan bisa banyak, inilah titisan di luar tubuh.

Saya pribadi berasumsi, cara terbaik melatih tubuh maya adalah:

"Sadhana Membuat Cermin".

Saya pernah menjelaskan secara terperinci Sadhana Membuat Cermin, tidak dijelaskan ulang lagi di sini, rumusnya adalah:

Diri sadhaka.

Yidam.

Anda di dalam cermin.

(Ketiganya menyatu)

Ilusi di dalam ilusi, lahirlah tubuh maya. Tubuh maya ini adalah tubuh paling halus dari diri sadhaka, merupakan penjelmaan kekuatan hati, yaitu tubuh yang dilahirkan dari pikiran, boleh dikatakan "tubuh kesadaran".

Saya beritahu Anda semua sebuah rahasia, untuk mencapai tingkat Buddha, adalah hasil dari dua benda:

1. Tubuh maya.

2. Cahaya suci.

Tingkat Buddha itu setara, sangat dalam, abadi, satu-satunya, kemuliaan sejati, bersih, terang, kenikmatan sempurna.

Dengan kata lain, Buddhata yang mahatinggi.

Saya mohon Anda semua perhatikan, di dalam 6 Sadhana Naropa, harus melatih Sadhana Tubuh Maya, juga harus melatih Sadhana Cahaya Suci, semua ini adalah referensi, sedangkan saya berasumsi bahwa melatih tubuh maya, bisa menitis di luar tubuh, ratusan miliar titisan yang tercantum di dalam Sutra, sama dengan ratusan miliar tubuh maya. Seingat saya, setelah mata batin saya dibukakan oleh Yaochi Jinmu, saat itu, tubuh maya saya pun muncul. Tubuh maya saya melihat kehidupan lampau saya, menjelajahi 28 surga dan enam alam kehidupan, inilah penjelajahan tubuh maya.

Sadhaka harus menyaksikan tubuh maya sendiri, setelah berhasil dalam Sadhana Membuat Cermin, bisa terlihat sendiri di dalam samadhi.